Thursday, August 13, 2015

LULUS!

Hallo, apa kabar? Sudah terlalu lama ya gak nulis. Jadi agak kaku nih mau nulis apa, hehehe.
Oke, cukup basa-basinya. Hari ini saya mau cerita tentang kabar gembira.
Sebenernya, kejadiannya sudah cukup lama, 23 Juni 2015, hari di mana saya sidang skripsi untuk kelulusan strata satu saya di fakultas psikologi Universitas Tarumanagara.

Saya merasa skripsi saya ini merupakan salah satu cara Tuhan untuk membentuk saya. Entah bagaimana caranya, Tuhan selalu menyertai, saya hanya diminta untuk percaya sama Tuhan. Tapi, ya you know, untuk berserah, gak khawatir sama apa yang akan terjadi, itu susah banget. 

Let me tell you about what He had done to me. Tuhan menyertai saya ketika pertama kali memilih judul skripsi saya. Ketika proposal skripsi, saya sempat beberapa kali berganti judul, sampai pada akhirnya menemukan judul yang tepat. Tuhan mempertemukan saya dengan lima orang partisipan untuk diwawancarai dalam proses penelitian saya. Tuhan mempertemukan saya dengan dosen pembimbing yang walaupun sangat sibuk tetapi mau berbaik hati meluangkan waktunya untuk membimbing saya membuat skripsi ini. Tuhan memberikan saya cukup waktu untuk menyelesaikan skripsi tersebut, ditengah rasa jenuh, rasa lelah menyelesaikan skripsi, putus asa karena saya sempat tidak memiliki gambaran dan tidak mengerti hasil penelitian saya akan seperti apa. Tuhan memberikan dua dosen yang terkenal 'baik banget' sebagai dosen penguji skripsi saya. Tuhan membantu saya dalam proses pengerjaan revisi dan meminta tanda tangan dekan dan dosen.

Tuhan kayak ngomong, 'Keep calm and be still, Elaine, I'm too wise to be mistaken, all you gonna do is do your best and trust in Me.' Hal ini baru saya sadari ketika semuanya sudah selesai, bahwa karya Tuhan benar nyata. Saya sudah sarjana!! Saya sudah S.Psi!! Call me norak, biarin aja, saya senang banget!

Well, saya tau kata-kata ini bakalan basi banget, tapi really Thank You, God. Thank You for all Your blessings. Thank you buat Papa, Mama, Ellen, Erica, dan teman-teman buat support dan doanya. Thank you buat teman-teman yang sudah datang ketika sidang. Thank you buat bunganya. Thank you buat pamfletnya yang dibuat manual dan rapi banget. Thank you buat kue muffinnya (Kenapa dikasih kue muffin? Saya juga mempertanyakan hal ini. My besties yang ngasih bilang, muffin itu kue keberuntungan, so you wanna try? hehe). Terima kasih buat Mama dan dua Dedek yang tiba-tiba datang. Thank you juga buat yang sudah menemani ketika revisi. Terima kasih buat semua yang tidak dapat disebutkan namanya satu per satu. Selamat buat teman-teman yang sudah lulus juga, buat yang belum, cepat menyusul! 


Iknow, ini bukan akhir tapi merupakan awal dari kehidupan baru saya yang akan dimulai. Surprise me, God. Love you more than a love song! Thank You!



Ps: Foto wisudanya menyusul ya. Wisudanya baru nanti Oktober nih. See you!

0 comments:

Post a Comment