Wednesday, February 15, 2017

Jodoh Di Tangan Siapa?

Mereka bilang di tangan Tuhan.
Tapi tak bisa bersama walau Tuhan itu katanya satu.
Tapi tak bisa bersama walau banyak kebetulan yang disengaja Tuhan.

Mereka bilang di tangan takdir.
Tapi tak bisa bersama walau berwajah mirip.
Tapi tak bisa bersama walau berwatak cocok dan melengkapi.

Mereka bilang di tangan orang tua.
Tapi terpaksa bersama demi kerajaan keluarga.
Tapi bersama hanya demi karma baik.

Mereka bilang di tangan sendiri.
Tapi harus tanggung jawab kalau saja keliru.
Tapi harus mengerti tanpa pengalaman memadai.

Jadi, di tangan siapa?

Wednesday, January 18, 2017

Be 20something!

Hai, apa kabar?

Hari ini saya lagi mau sok produktif, jadi nulis blog aja.
Mau nulis resolusi kayaknya udah telat, udah lama banget lewat dari tahun baru.
Mungkin mau nulis tentang refleksi aja.

Sebenarnya, kalau boleh cerita sedikit, tahun yang merupakan tahun 'gue' banget itu mungkin tahun 2015.
Lulus kuliah, dapat kerja, dapat banyak pengalaman bermusik, dapat bertemu dengan teman-teman baru, dan sebagainya.

Untuk tahun 2016 ini, menurut saya merupakan tahun dimana saya mendapatkan banyak pelajaran mengenai hidup. Banyak pengalaman hidup yang mengajarkan beberapa hal baru, supaya saya bisa jadi orang yang lebih baik lagi.

Di tahun 2016 saya diajar untuk banyak bersyukur. Seorang teman mengajarkan saya bahwa banyak kejadian dalam hidup yang saya anggap biasa saja, tapi bagi sebagian orang merupakan sebuah anugerah. Punya keluarga yang harmonis. Kuliah rapi 4 tahun. Dapat kerjaan dengan lingkungan kondusif, hari sabtu libur, dan libur yang mengikuti liburan anak sekolahan. Dipercaya punya talenta bermusik. Tapi ya yang namanya manusia, ada aja perasaan iri, dia lebih cantik lah, lebih banyak uang lah, lebih modis lah, lebih jago main musiknya lah, lebih pinter lah, dan lain-lain. Ya gitu, saya masih belajar. 

Saya diajar untuk ikhlas menerima perlakuan orang lain yang kurang baik. Saya belajar, bahwa yang perlu saya lakukan hanyalah menjalani kehidupan dengan berbahagia, lebih berbahagia dari sebelumnya, tanpa kebencian. Entah mengapa semesta sepertinya punya caranya sendiri untuk membalas orang-orang yang berperilaku kurang baik, apapun, cepat atau lambat. Jadi, sepertinya tidak perlu merancang pembalasan atau menyimpan kebencian, semua orang memiliki karmanya masing-masing.

Berikutnya, saya belajar bahwa gak semua orang bisa jadi teman atau suka berteman dengan dirimu. Ada beberapa orang di dunia ini yang mungkin hanya sampai batas sebagai kenalan. Ada yang sampai batas teman. Dan kalau beruntung, ya bisa ketemu yang sampai batas sahabat.

Untuk 2017, hmm, pastinya bakalan banyak pelajaran hidup yang akan diajarkan kepada saya. Tahun depan saya ceritain lagi ya pelajarannya apa. Pada tahun ini, saya tidak akan menuliskan banyak resolusi. Saya inginnya di tahun 2017 ini saya semakin mengenali diri saya sendiri, tahu apa tujuan hidup saya, tahu Sang Pencipta mau apa dalam hidup saya, sehingga saya tahu harus berbuat apa.







So, good luck! Be 20something!

Sunday, September 18, 2016

Mengapa Tuhan Membiarkanmu Terluka?

Ada yang terluka dalam diam.
Menanti yang dinanti tanpa kepastian.
Enggan berkata sebenarnya sehingga ambigu.
Merasa tidak layak sehingga nyata implisit.

Ada yang terluka dalam marah.
Diledakkan amarah atas pengkhianatan.
Membalas semua rencana yang terbatalkan.
Menghadapi pertarungan hati melawan logika.

Ada yang terluka dalam tawa.
Bermuka seribu agar tak tergantikan.
Rela melawan nurani agar bahagia palsu.
Berharap suguhan adegan cerita klasik menyembuhkan cepat pedihnya.

Ada yang terluka dalam tangis.
Jelas hatinya tergores.
Tercabik perasaannya sendiri karena percaya hal semu.
Merasa ditipu oleh yang berjanji selalu ada.

Mengapa?

Mungkin dengan luka, kamu tahu apa yang pantas dan tidak pantas kamu genggam.

Mungkin dengan luka, kamu sadar genggamanmu terlalu erat.
Mungkin dengan luka, kamu tahu siapa yang benar ada.
Mungkin dengan luka, kamu mengerti hidup tak hanya soal cerita klasik.

Mungkin dengan luka, kamu beristirahat dari sesuatu yang salah.
Mungkin dengan luka, Tuhan menyelamatkanmu dari orang yang salah.